Jumat, 27 Februari 2026

Mari Bersikap Adil

Tidak semua orang tua pasti baik. Sebagian dari mereka adalah para perusak kehidupan anak-anaknya.

Mari bersikap adil. Tidak semua orang tua bisa menjadi sosok sempurna yang mampu memanjakan anak. Kalau memang orang tua tidak bisa membahagiakan anak, minimal jangan melukainya.

Yang jadi masalah, banyak orang tua yang tidak bisa membahagiakan anak, tapi malah memberikan luka.

Ada banyak orang tua yang merasa dirinya pasti benar bahkan mulia, dengan berdalih, "Orang tua yang melahirkan dan membesarkan anak..."

LHA YANG MINTA DILAHIRKAN JUGA SIAPA?

Kau memilih untuk punya anak, lalu bersikap seolah anakmu yang minta dilahirkan. What the hell?

Sekali lagi, mari bersikap adil dan jujur pada diri sendiri.

Kau memilih punya anak, karena berdasar alasan/kepentinganmu sendiri. Kau ingin kelak ada yang mengurusi saat tua, atau kau buru-buru punya anak demi membungkam nyinyiran tetangga. Lalu kau punya anak. Itu pilihanmu!

Dan ketika anakmu lahir, siapakah yang tersenyum senang? Tentu saja kau, karena itu memang demi kepentinganmu yang egois, dan demi dirimu sendiri!

Lalu kau seenaknya merasa diri pasti benar hanya karena telah melahirkan dan membesarkan anak, seolah anakmu yang minta dilahirkan.

Berhentilah berpikir dan bersikap seolah anak-anakmu minta dilahirkan. Kelahiran mereka semata karena keinginan, kehendak, dan pilihanmu. Karenanya, kau yang harus bertanggung jawab pada mereka, dan bukan mereka yang harus bertanggung jawab kepadamu.

MOSOK NGENE WAE ORA PAHAM?

Sedari dulu sudah diberi tahu, "Anak adalah titipan Tuhan."

Dan apa yang kaulakukan? Kau merasa dirimu pasti benar, hingga merasa bisa sewenang-wenang pada anakmu, melukainya, membuatnya terluka dan trauma seumur hidup. Kau diberi titipan Tuhan, tapi bertingkah seperti iblis.

Masalah terbesar dalam relasi anak dan orang tua adalah; Orang tua ingin dihormati anak, tapi mereka tidak bisa menghormati anak. Dan kekacauan itu diwariskan turun temurun. Karenanya memang benar, takdir terbaik adalah tidak dilahirkan.

Takdir Terbaik » http://bit.ly/2pcI7yK 

Kalau orang tuamu baik, kebaikan orang tua lain akan mengingatkanmu pada orang tuamu sendiri. 

Sebaliknya, kalau orang tuamu buruk, keburukan orang tua lain juga akan mengingatkanmu pada keburukan orang tuamu sendiri. 


*) Ditranskrip dari timeline @noffret, 27-28 Maret 2019.

 
;