Kalau kuperhatikan, teman-temanku yang kristiani atau non-muslim lain tidak pernah koar-koar "menikah akan membuatmu bahagia dan melancarkan rezeki" atau ocehan senada lainnya. Tapi pernikahan mereka justru terlihat bahagia, seperti tanpa masalah, dan damai sentosa. Itu piye?
Sementara teman-temanku yang muslim sangat fasih mengatakan "menikah akan melancarkan rezeki" dan lain-lain, sementara pernikahan mereka kacau, rumah tangga berantakan, ke mana-mana pusing mencari utang. Tentu saja sambil mengatakan, "Menikah akan melancarkan rezeki." Itu piye?
*) Ditranskrip dari timeline @noffret, 6 Maret 2019.
