Menurut ramalan zodiak, Taurus bakal mendapat banyak rezeki di bulan Agustus mendatang. Kepada sesama Taurus, mari kita aminkan.
“Jadi, kamu percaya ramalan zodiak?”
Sure!
“Bagaimana bisa?”
Well, penjelasannya panjang. Umurmu tidak akan cukup untuk mendengarkan penjelasannya.
“Tolong jelaskan singkat saja, biar aku bisa mati dengan tenang!”
*Nyulut udud dulu*
Dalam perspektifku sebagai bocah, setidaknya ada tiga dimensi kepercayaan. Pertama, percaya karena fakta. Ini bersifat ilmiah. Misalnya percaya bahwa api itu panas, es itu dingin, dan semacamnya. Ini kepercayaan yang mau tidak mau harus kita percaya, karena memang begitu adanya.
Kedua, percaya karena kita memilihnya. Ini jenis kepercayaan yang membuat kita senang, dan/atau optimis, tanpa menimbulkan efek destruksi atau semacamnya pada orang lain. Kepercayaan yang sifatnya pribadi, atau subjektif. Misalnya percaya ramalan zodiak tentang nasib baik.
Ramalan zodiak, misalnya, menyatakan bahwa Taurus akan mendapat rezeki besar di Agustus mendatang. Sebagai bocah Taurus, aku punya hak untuk memilih percaya atau tidak pada ramalan itu, dan aku memilih percaya. Kenapa? Karena memberi efek baik, tanpa merugikan orang lain.
Jika aku percaya bahwa Agustus mendatang akan mendapat rezeki besar—sebagaimana ramalan zodiak—apakah kalian dirugikan? Tidak!
Aku percaya Agustus mendatang akan mendapat rezeki besar, dan kepercayaan itu membuatku senang, optimis, makin giat belajar dan bekerja, etcetera.
Ini adalah jenis kepercayaan yang kupilih sendiri, hak asasiku sebagai manusia—karena hidup, mestinya, adalah soal pilihan. Selama orang memilih sesuatu, entah terkait perspektif, jalan hidup, dll, dan pilihan itu tidak dipaksakan pada orang-orang lain, maka ia berhak memilihnya.
Ketiga, percaya karena terpaksa, atau percaya karena tidak ada pilihan lain selain memang harus percaya. Ini jenis kepercayaan yang biasanya muncul sebagai hasil doktrinasi. Kepercayaan dalam dimensi ini tidak butuh pembuktian/fakta empiris, dan kalian tentu sudah mengenalinya.
Ocehan ini, kalau kulanjutkan, masih panjang sekali, dan mungkin baru selesai bertepatan dengan munculnya Ya’juj-Ma’juj, tapi ududku hampir habis.
So, mari kita tidur dengan tenang, dan sambut Agustus dengan hati senang.
*) Ditranskrip dari timeline @noffret, 31 Juli 2021.
