Sabtu, 28 Februari 2026

Urusan Jodoh dan Poligami

Ada poster berisi kalimat, "Suamimu bukan jodohmu saja, bisa jadi jodoh saya juga." Diikuti tagar ajakan poligami, dan foto dua perempuan berjilbab yang tidak menunjukkan wajahnya.

Sebagai laki-laki, aku ingin ngomong jujur, dan tolong maafkan kalau kasar. 

Aku jijik melihatnya!

Tentu saja laki-laki berhak poligami, terlepas apa pun alasannya, dan itu urusan mereka, toh ada aturannya (meski aku tidak akan ikut melakukan). 

Cuma, kalau ada perempuan yang sampai mengkampanyekan poligami... kira-kira perempuan macam apa yang tidak malu melakukannya?

Kalau kau perempuan, dan menikah dengan laki-laki yang baik, dan perkawinan kalian juga baik-baik saja, tak perlu khawatir. Suamimu tidak akan tergoda dengan perempuan-perempuan yang mengkampanyekan poligami seperti dalam poster itu. Boro-boro tergoda, yang ada malah muak.

Ada sesuatu dalam pikiran laki-laki [waras] yang tidak atau jarang diketahui perempuan:

Jika perempuan menunjukkan hasrat ingin segera menikah, daya tarik perempuan itu seketika sirna, tak peduli semenarik apa pun dia.

Apalagi perempuan yang menunjukkan hasrat dipoligami!

Jika ada yang meragukan pernyataan itu, sila buktikan.

Kalau kau merasa menjadi perempuan menarik yang didekati banyak laki-laki, sekarang tunjukkan bahwa kau ingin segera menikah. Dan aku berani bertaruh, laki-laki yang semula ramai mendekatimu akan perlahan menjauh.


*) Ditranskrip dari timeline @noffret, 7 April 2019.

 
;