[Konteks: Ocehan ini terkait kasus pembunuhan yang pernah menggemparkan Indonesia, sekian waktu lalu.]
Ingin sekali meminjam optimisme Kurawa, dan berharap “kasus ini akan terungkap seterang-terangnya”. Tetapi, sayang, optimisme saja kadang tidak cukup. Kita akan menghadapi dinding tebal.
Bagaimana melihat dan memahami kasus yang rumit dan tak masuk akal?
Ada cara yang sederhana. Singkirkan semua narasi, cerita, dan susunan latar yang tak masuk akal... lalu lihat dan perhatikan sisanya.
Sambil nunggu udud habis...
Sambil nunggu udud habis, aku teringat salah satu film yang dibintangi Bruce Willis, A Good Day to Die Hard.
John McClane (Bruce Willis) pergi ke Moskow untuk menemui putranya, Jack McClane (Jai Courtney). Mereka lalu bersua tanpa sengaja dalam sebuah petualangan gila.
Jack, sang anak, ternyata telah menjadi agen CIA, dan waktu itu sedang dalam misi penyelamatan seorang ilmuwan di sana. Jack bertemu John, ayahnya, di tengah jalan, ketika sedang kejar-kejaran mobil dengan musuh yang tidak ia pahami. Ayah dan anak itu lalu saling membantu.
Tak jauh beda dengan anaknya, John McClane bekerja sebagai polisi LAPD, tapi telah pensiun. Dan John, dengan segala pengalamannya, lebih matang dalam menghadapi masalah yang mereka hadapi.
Sampai mereka akhirnya tiba di suatu plot twist yang benar-benar mengejutkan Jack, si anak.
Jack mendapat misi rahasia CIA untuk menyelamatkan seorang pria, dan membawanya keluar dari Rusia, karena diincar para penjahat di sana. Tetapi, ternyata, pria yang ia selamatkan itulah penjahat sesungguhnya.
Ketika akhirnya menyadari apa yang telah terjadi, Jack ternganga.
Dalam keterkejutan, setelah memahami inti masalah yang dihadapinya, Jack berkata dengan nada tak percaya, “Jadi, semua ini soal uang?”
Dan ayahnya menjawab, “Sejak kapan semua ini bukan soal uang?”
*) Dikutip dari timeline @noffret, 21 Juli 2022.
