Sabtu, 01 Agustus 2026

Catatan dan Dokumentasi

Secara pribadi, aku juga mikirnya kayak gini. Sesuatu yang disebut "sihir" itu sebenarnya hal-hal yang tidak/belum dipahami orang pada zamannya.

Dan makhluk-makhluk mitologi lahir karena orang-orang [khususnya zaman dulu] suka membesar-besarkan hal aneh yang mereka lihat/dengar.

Berdasarkan sejarahnya, makhluk-makhluk aneh yang belakangan jadi mitologi semacam manticore, centaurus, atau unicorn, itu bukan lahir dari ruang hampa. Tapi lahir karena orang zaman dulu melihat hewan yang belum pernah mereka lihat sebelumnya, lalu membesar-besarkannya.

Jadi, selalu ada kemungkinan kalau peristiwa-peristiwa aneh atau kemampuan-kemampuan aneh yang terjadi pada masa lalu, yang belakangan diklaim sebagai sihir, sebenarnya hal-hal biasa tapi terlihat luar biasa pada zaman itu, dan kemudian orang-orang membesar-besarkannya.

Wong sampai detik ini aja, aku masih takjub pada kemampuan AI atau ilusi optik yang dihasilkan billboard 3D. Itu bahkan aku tahu cara kerjanya, tapi aku tetap tercengang setiap kali menyaksikan keajaiban yang mereka hasilkan, sampai aku berpikir, "Ini benar-benar tak masuk akal."

Jika, umpamakan saja, aku "membesar-besarkan" kemampuan AI atau billboard 3D hingga terdengar berbeda jauh, apakah orang-orang akan percaya? Tidak, mereka akan tertawa!

Kenapa? Karena zaman yang sekarang kita alami berbeda jauh dengan zaman ratusan atau bahkan ribuan tahun lalu.

Catatan dan dokumentasi! Itulah inti masalahnya!

Jika sekarang, entah bagaimana, terjadi bencana atau sistem tunggal pemerintahan dunia yang menghancurkan seluruh catatan dan dokumentasi yang dapat ditemukan di zaman sekarang, aku akan bisa ngibul pada generasi yang akan datang.


*) Ditranskrip dari timeline @noffret, 2 Desember 2024.

 
;