Sabtu, 01 September 2018

Seorang Mbakyu di Rumah

Dalam film The Avengers, ada adegan Tony Stark dan Pepper Pots bercakap-cakap di dalam rumah. Adegan itu dimulai ketika Tony Stark (Iron Man) baru sampai di rumah, kemudian melepaskan pakaian besinya, dan disambut Pepper Pots dengan manis, lalu mereka menikmati dua gelas minuman entah apa.

Dan bercakap-cakap.

Selama percakapan berlangsung, Pepper Pots—yang mengenakan celana pendek—tampak berjalan ke sana kemari bertelanjang kaki. Dan pemandangan itu menjadi adegan dalam The Avengers yang saya ulang berkali-kali.

Entah kenapa, saya selalu senang menyaksikan perempuan dewasa berjalan telanjang kaki di lantai rumah. Atau di karpet rumah. Rasanya, bagi saya, seperti menyaksikan salah satu keindahan menakjubkan. Saya pikir, kebahagiaan memiliki seorang pasangan wanita di rumah adalah menyaksikannya berjalan ke sana kemari bertelanjang kaki.

Seperti Pepper Pots. Dalam film The Avengers.

Pepper Pots, bagi Tony Stark, bukan hanya asisten pribadi, bukan hanya seorang kekasih, tetapi juga seorang mbakyu. Dalam serial Iron Man, kita melihat besarnya peran Pepper Pots dalam menghadapi Tony Stark yang kadang kekanak-kanakan. Oh, well, semua superhero punya mbakyu, bahkan Tony Stark yang genius.

Tiba-tiba saya merasa menemukan tujuan penting memiliki pasangan. Saya ingin melihat pasangan saya berjalan dengan anggun, bertelanjang kaki, di atas lantai atau karpet rumah. Rasanya pasti menyenangkan.

Dan pasangan itu harus seorang wanita dewasa yang anggun. Seorang mbakyu.

Seperti Pepper Pots. Dalam film The Avengers.

 
;