Kamis, 05 September 2019

Indahnya Pernikahan Dini yang Ngapusi

"Menikah dini sungguh indah, karena memungkinkanmu pacaran secara halal, dan kau bisa bersama orang yang kaucintai siang malam, tanpa khawatir ada penggerebekan."

Oh, well, betapa indahnya pernikahan dini.

Prahara rumah tangga Taqy dan Salma tidak hanya menunjukkan realitas dari pernikahan dini, tapi juga menunjukkan betapa riskan hubungan cinta yang hanya berdasar kesan di dunia maya. Mereka hanya saling kenal di dunia maya, lalu merasa "cinta", dan... well, kau tahu lanjutannya.

Sebagian orang memuja pernikahan dini, tanpa menyadari bahwa hal-hal yang bersifat "dini" rentan mengandung masalah. Salah satunya... perceraian dini. Mohon maaf sebelumnya, menikah tiga bulan lalu cerai, itu apa namanya kalau bukan perceraian dini?

Dalam video, Awkarin bertanya pada Salma, bagaimana dia bisa menikah dengan Taqy. Salma bercerita, dia sampai istikharah berkali-kali, memastikan Taqy adalah jodohnya, dan takdir pun menjodohkan mereka hingga bisa menikah dini. Cerita yang indah... kalau saja mereka tak bercerai.

Mungkin, jumlah perceraian dapat berkurang drastis, kalau saja setiap orang diberitahu sulit dan beratnya membangun rumah tangga. Yang jadi masalah, mereka tidak pernah diberitahu, tapi justru dikibuli. Akibatnya, begitu menikah, mereka pun kecewa karena sadar telah dibohongi.

Orang-orang mengiming-imingi indahnya pernikahan, tentang kebahagiaan, dan taik kucing lainnya, yang terdengar seperti angin sorga. Kelak, kalau kau menikah, buktikan apakah semua bualan itu benar... dan kemungkinan besar kau akan kecewa, karena ternyata bualan belaka.

Kalau dipikir-pikir, pernikahan jadi seperti MLM. Yang belum mengalami, diiming-imingi aneka macam bualan, dari kebahagiaan sampai lancar rezeki. Begitu sudah mengalami, dan menyadari beratnya beban, mereka hanya bisa diam, karena malu kalau harus berterus terang. Karena tertipu.


*) Ditranskrip dari timeline @noffret, 20 Desember 2017.

 
;